Harris Haryadi
20120201
Hachiko, Kisah Kesetiaan Seekor Anjing
Dikalangan penduduk Jepang, sepertinya hampir tidak ada orang yang tidak mengenal nama anjing Hachiko.
Kisah nyata yang sangat mengharukan sehingga Departemen Pendidikan di negara tersebut sampai merasa perlu untuk memuat kisahnya pada buku pendidikan moral untuk anak sekolah di negeri tersebut. Sejumlah penulis asing juga beberapa kali pernah menuliskan kisahnya dan terakhir dirilisnya film Hachi, a dog’s tale yang dibintangi oleh aktor tenar Richard Gere, sehingga membuat kisah anjing setia ini menjadi semakin terkenal.
Di salah satu stasiun kereta api di jantung kota Tokyo yaitu Shibuya, tempat kisah anjing ini terjadi, terdapat monumen patung Hachiko, sebagai penghormatan dan tanda simpati pada anjing setia ini. Kemudian National Science Museum of Japan pun bahkan merasa perlu untuk menyimpan dan mengawetkan kulit luar dari tubuh anjing tersebut.
Nah, untuk lengkapnya silahkan baca tulisan copy paste berikut ini. Sumber tulisan: unknown (terima kasih untuk penulis aslinya). Selamat mambaca !
Hachiko
Seorang Profesor setengah tua tinggal sendirian di Kota Shibuya. Namanya Profesor Hidesamuro Ueno. Dia hanya ditemani seekor anjing kesayangannya, Hachiko. Begitu akrab hubungan anjing dan tuannya itu sehingga kemanapun pergi Hachiko selalu mengantar. Profesor itu setiap hari berangkat mengajar di universitas selalu menggunakan kereta api.. Hachiko pun setiap hari setia menemani Profesor sampai stasiun. Di stasiun Shibuya ini Hachiko dengan setia menunggui tuannya pulang tanpa beranjak pergi sebelum sang profesor kembali. Dan ketika Profesor Ueno kembali dari mengajar dengan kereta api, dia selalu mendapati Hachiko sudah menunggu dengan setia di stasiun. Begitu setiap hari yang dilakukan Hachiko tanpa pernah bosan.
Musim dingin di Jepang tahun ini begitu parah. Semua tertutup salju. Udara yang dingin menusuk sampai ke tulang sumsum membuat warga kebanyakan enggan ke luar rumah dan lebih memilih tinggal dekat perapian yang hangat.
Pagi itu, seperti biasa sang Profesor berangkat mengajar ke kampus. Dia seorang profesor yang sangat setia pada profesinya. Udara yang sangat dingin tidak membuatnya malas untuk menempuh jarak yang jauh menuju kampus tempat ia mengajar. Usia yang semakin senja dan tubuh yang semakin rapuh juga tidak membuat dia beralasan untuk tetap tinggal di rumah. Begitu juga Hachiko, tumpukan salju yang tebal dimana-mana tidak menyurutkan kesetiaan menemani tuannya berangkat kerja. Dengan jaket tebal dan payung yang terbuka, Profesor Ueno berangkat ke stasun Shibuya bersama Hachiko. Tempat mengajar Profesor Ueno sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Tapi memang sudah menjadi kesukaan dan kebiasaan Profesor untuk naik kereta setiap berangkat maupun pulang dari universitas.
Kereta api datang tepat waktu. Bunyi gemuruh disertai terompet panjang seakan sedikit menghangatkan stasiun yang penuh dengan orang-orang yang sudah menunggu itu. Seorang awak kereta yang sudah hafal dengan Profesor Ueno segera berteriak akrab ketika kereta berhenti. Ya, hampir semua pegawai stasiun maupun pegawai kereta kenal dengan Profesor Ueno dan anjingnya yang setia itu, Hachiko. Karena memang sudah bertahun-tahun dia menjadi pelanggan setia kendaraan berbahan bakar batu bara itu.
Setelah mengelus dengan kasih sayang kepada anjingnya layaknya dua orang sahabat karib, Profesor naik ke gerbong yang biasa ia tumpangi. Hachiko memandangi dari tepian balkon ke arah menghilangnya profesor dalam kereta, seakan dia ingin mengucapkan, “Saya akan menunggu tuan kembali”. “Anjing manis, jangan pergi ke mana-mana ya, jangan pernah pergi sebelum tuan kamu ini pulang!” teriak pegawai kereta setengah berkelakar.
Seakan mengerti ucapan itu, Hachiko menyambut dengan suara agak keras, “guukh!” Tidak berapa lama petugas balkon meniup peluit panjang, pertanda kereta segera berangkat. Hachiko pun tahu arti tiupan peluit panjang itu. Makanya dia seakan-akan bersiap melepas kepergian profesor tuannya dengan gonggongan ringan. Dan didahului semburan asap yang tebal, kereta pun berangkat. Getaran yang agak keras membuat salju-salju yang menempel di dedaunan sekitar stasiun sedikit berjatuhan.
Di kampus, Profesor Ueno selain jadwal mengajar, dia juga ada tugas menyelesaikan penelitian di laboratorium. Karena itu begitu selesai mengajar di kelas, dia segera siap-siap memasuki lab untuk penelitianya. Udara yang sangat dingin di luar menerpa Profesor yang
kebetulah lewat koridor kampus.
Tiba-tiba ia merasakan sesak sekali di dadanya. Seorang staf pengajar yang lain yang melihat Profesor Ueno limbung segera memapahnya ke klinik kampus. Berawal dari hal yang sederhana itu, tiba-tiba kampus jadi heboh karena Profesor Ueno pingsan. Dokter yang memeriksanya menyatakan Profesor Ueno menderita penyakit jantung, dan siang itu kambuh. Mereka berusaha menolong dan menyadarkan kembali Profesor. Namun tampaknya usaha mereka sia-sia. Profesor Ueno meninggal dunia. Segera kerabat Profesor dihubungi. Mereka datang ke kampus dan memutuskan membawa jenazah profesor ke kampung halaman mereka, bukan kembali ke rumah Profesor di Shibuya..
Menjelang malam udara semakin dingin di stasiun Shibuya. Tapi Hachiko tetap bergeming dengan menahan udara dingin dengan perasaan gelisah. Seharusnya Profesor Ueno sudah kembali, pikirnya. Sambil mondar-mandir di sekitar balkon Hachiko mencoba mengusir kegelisahannya. Beberapa orang yang ada di stasiun merasa iba dengan kesetiaan anjing itu. Ada yang mendekat dan mencoba menghiburnya, namun tetap saja tidak bisa menghilangkan kegelisahannya.
Malam pun datang. Stasiun semakin sepi. Hachiko masih menunggu di situ. Untuk menghangatkan badannya dia meringkuk di pojokan salah satu ruang tunggu. Sambil sesekali melompat menuju balkon setiap kali ada kereta datang, mengharap tuannya ada di antara para penumpang yang datang. Tapi selalu saja ia harus kecewa, karena Profesor Ueno tidak pernah datang. Bahkan hingga esoknya, dua hari kemudian dan berhari-hari berikutnya dia tidak pernah datang. Namun Hachiko tetap menunggu dan menunggu di stasiun itu, mengharap tuannya kembali. Tubuhnya pun mulai menjadi kurus.
Para pegawai stasiun yang kasihan melihat Hachiko dan penasaran kenapa Profesor Ueno tidak pernah kembali mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya didapat kabar bahwa Profesor Ueno telah meninggal dunia, bahkan telah dimakamkan oleh kerabatnya.
Mereka pun berusaha memberi tahu Hachiko bahwa tuannya tak akan pernah kembali lagi dan membujuk agar dia tidak perlu menunggu terus. Tetapi anjing itu seakan tidak percaya, atau tidak peduli. Dia tetap menunggu dan menunggu tuannya di stasiun itu, seakan dia yakin bahwa tuannya pasti akan kembali. Semakin hari tubuhnya semakin kurus kering karena jarang makan.
Akhirnya tersebarlah berita tentang seekor anjing yang setia terus menunggu tuannya walaupun tuannya sudah meninggal. Warga pun banyak yang datang ingin melihatnya. Banyak yang terharu. Bahkan sebagian sempat menitikkan air matanya ketika melihat dengan mata kepala sendiri seekor anjing yang sedang meringkuk di dekat pintu masuk menunggu tuannya yang sebenarnya tidak pernah akan kembali. Mereka yang simpati itu ada yang memberi makanan, susu, bahkan selimut agar tidak kedinginan.
Selama 9 tahun lebih, dia muncul di station setiap harinya pada pukul 3 sore, saat dimana dia biasa menunggu kepulangan tuannya. Namun hari-hari itu adalah saat dirinya tersiksa karena tuannya tidak kunjung tiba. Dan di suatu pagi, seorang petugas kebersihan stasiun tergopoh-gopoh melapor kepada pegawai keamanan. Sejenak kemudian suasana menjadi ramai. Pegawai itu menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan ruang tunggu. Anjing itu sudah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada sang tuannya pun terbawa sampai mati.
Warga yang mendengar kematian Hachiko segera berduyun-duyun ke stasiun Shibuya.. Mereka umumnya sudah tahu cerita tentang kesetiaan anjing itu. Mereka ingin menghormati untuk yang terakhir kalinya. Menghormati sebuah arti kesetiaan yang kadang justru langka terjadi pada manusia.
Mereka begitu terkesan dan terharu. Untuk mengenang kesetiaan anjing itu mereka kemudian membuat sebuah patung di dekat stasiun Shibuya. Sampai sekarang taman di sekitar patung itu sering dijadikan tempat untuk membuat janji bertemu. Karena masyarakat di sana berharap ada kesetiaan seperti yang sudah dicontohkan oleh Hachiku saat mereka harus menunggu maupun janji untuk datang.. Akhirnya patung Hachiku pun dijadikan symbol kesetiaan. Kesetiaan yang tulus, yang terbawa sampai mati.
[END]
Berikut adalah photo dokumentasi asli dari anjing Hachicko dan kondisi Stasiun Shibuya. Sedikit perlu dicatat bahwa kisah ini terjadi di tahun 1930an. Di masa sekarang kisah ini tidak akan mungkin bisa terjadi karena anjing tidak boleh berkeliaran tanpa tali pengikat walaupun sudah ditemani pemiliknya.
Posisi duduk Hachiko saat manunggu tuannya pulang
Menunggu dan mengunggu
Berkeliaran di sekitar stasiun. Kesetiaannya mulai menarik perhatian banyak orang
Foto setahun sebelum kematian. Lokasi pemotretan di kantor ruang stasiun
Setelah kematian
Masyarakat umum dan petugas stasiun memberikan penghormatan terakhir
Stasiun Sibuya di era tahun 1930an
Sumber image : Wikipedia
Kisah dokumentasi lengkap dan tahun kejadian bisa dibaca di Wikipedia
Cerita Hachiko menarik perhatian sejumlah produsen film dan akhirnya diwujudkan dalam bentuk film berjudul HACHI, yang dimainkan oleh aktor ternama yaitu Richard Gere. Berikut posternya :
Richard Gare dengan anjing jenis Akita, ras yang sama dengan Hachiko.
Sekilas tentang Akita
Akita adalah nama ras anjing asal daerah Akita, salah satu wilayah sebelah utara Jepang. Anjing jenis ini adalah tipe anjing penjaga dan pekerja bukan anjing mainan (toy dog) Berpostur besar, berkarakter keras dan sangat mandiri atau independen relatif susah untuk dilatih dan tidak aman untuk orang atau binatang peliharaan lain. Video Akita.
Namun karena type anjing penjaga maka Akita adalah type anjing sangat setia pada majikan. Akita akan melindungi habis habisan semua anggota keluarga pemiliknya dari bayi sampai orang tua, tanpa perlu dilatih sama sekali. Kalau ada orang asing yang memukul salah satu anggota keluarga atau bahkan memasuki daerah teritori-nya maka Akita bisa menyerang tanpa diperintah. Jadi Akita sangat tidak disarankan untuk dimiliki oleh para pemula.
Tentu saja si anjing sangat aman untuk anak sendiri tapi tidak aman untuk anak tetangga, terlebih kalau si anak suka berkelahi, maka si anjing akan selalu datang melindungi majikannya.
Kesetiaan pada majikan inilah (mungkin) salah satu penyebab anjing Hachiko sulit untuk diadopsi oleh keluarga lain dan harakter-nya independen diduga menyebabkan anjing ini mampu secara rutin dan mandiri tetap kembali ke stasiun pada waktu jam karyawan pulang kerja, menunggu tuannya pulang, dengan posisi duduk yang selalu sama. (penerawangan versi Mbah)
Ras anjing lain yang juga asli negara tersebut adalah Shiba, yang memiliki penampilan sangat mirip dengan Akita tapi memiliki postur tubuh lebih kecil dan mudah dipelihara.
ini video jenis anjing Akita : http://www.youtube.com/watch?NR=1&v=KuHZbzvnX7g
20120130
Sisi Lain Nazril Irham
Ariel selesai sidang
Pagi ini selasa, 21 Desember 2010, beberapa anggota keluarga Ariel kembali mengunjungi rutan Kebonwaru diantaranya Nazmul ayah dari Ariel, kedua kakak Ariel yaitu Mbak Ivana dan Nazlin. Ayah Ariel banyak bercerita mengenai masa kecil Ariel yang lahir di Pangkalan Brandan,16 September 1981. Menurut ayahnya, Ariel pada masa kecilnya adalah anak yang pemalu. Dia paling anti ketika disuruh menyanyi di depan kelas. Padahal Ariel sering sekali bernyanyi sendiri di rumah. Dan menurut guru seni musiknya, Ariel mempunyai suara emas yang harus terus di bina.
Ariel mulai berani bernyanyi di depan orang banyak ketika SMP di acara perpisahan sekolah. Pernah juga ia tampil di acara sekolah memainkan alat musik drum bersama band yang berisikan teman-teman sekolahnya. Setelah SMA ia mulai sering didaulat sebagai vokalis di acara bazaar-bazaar SMA di Bandung. Tetapi tidak jarang juga ia memainkan bass yang merupakan salah satu alat musik yang ia kuasai ketika ia tampil bersama bandnya.
Ariel anak yang aktif dan sangat suka bermain bola dan olahraga lainnya. Ketika sedang trend in-line skate, Ariel pun menekuninya dan ia mulai bermain in-line hockey. Ariel dan timnya sempat menjuarai perlombaan in-line skate dan meraup medali emas.
Lama kelamaan bakat Ariel di dunia seni mulai terlihat, ia mulai banyak menciptakan puisi dan lagu. Selain menciptakan puisi dan lagu, Ariel juga berbakat dalam menggambar. Ia sempat bercita-cita sebagai arsitek dan masuk kuliah di Universitas Parahyangan Bandung dengan jurusan Arsitektur. Tetapi karena saat itu Ariel mulai berkonsentrasi terhadap karier musiknya, Ariel banyak meninggalkan bangku kuliahnya sampai akhirnya ia benar-benar memilih musik sebagai jalan hidupnya.
Menurut pengakuan sahabat Ariel sejak kecil, Ariel adalah pribadi yang hangat. Ariel mudah bergaul dengan siapa saja. Ia mempunyai banyak teman di lingkungan rumahnya. Menurutnya lagi, Ariel dahulu dan sampai sekarang adalah pribadi yang sederhana. Salah satu pengalaman yang tidak dilupakannya ketika kecil adalah peristiwa dimana Ariel dan dirinya sempat meminjam sepeda kumbang milik satpam di kompleks mereka untuk berkeliling kompleks, tetapi sialnya ketika mereka sedang bersepeda, mereka dikejar oleh anjing yang membuat mereka harus mengayuh sepeda lebih cepat. Setelah lolos dari kejaran anjing, mereka berdua tertawa-tawa karena lega. Ia juga pernah dipaksa Ariel untuk ikut menemaninya ke Jakarta karena pada saat itu Ariel mempunyai jadwal manggung bersama Peterpan. Dia yang tidak mau ikut, digotong oleh Ariel dan asistennya Kindi untuk masuk mobil dan diculik ke Jakarta selama beberapa hari.
Itulah sisi lain Ariel yang juga manusia biasa seperti kita semua. Dia bisa sedih, senang, jahil, lucu, tertawa dan mempunyai emosi seperti manusia-manusia biasa lainnya. Apa yang membedakan Ariel dengan kita hanyalah mata pencahariannya yang kebetulan adalah seorang musisi yang berhasil dan dikenal luas oleh masyarakat. Maka Ariel pun mempunyai hak yang sama sebagai warga negara seperti saya, anda, dan semua orang yang tinggal di Indonesia bahkan di dunia.
Pagi ini selasa, 21 Desember 2010, beberapa anggota keluarga Ariel kembali mengunjungi rutan Kebonwaru diantaranya Nazmul ayah dari Ariel, kedua kakak Ariel yaitu Mbak Ivana dan Nazlin. Ayah Ariel banyak bercerita mengenai masa kecil Ariel yang lahir di Pangkalan Brandan,16 September 1981. Menurut ayahnya, Ariel pada masa kecilnya adalah anak yang pemalu. Dia paling anti ketika disuruh menyanyi di depan kelas. Padahal Ariel sering sekali bernyanyi sendiri di rumah. Dan menurut guru seni musiknya, Ariel mempunyai suara emas yang harus terus di bina.
Ariel mulai berani bernyanyi di depan orang banyak ketika SMP di acara perpisahan sekolah. Pernah juga ia tampil di acara sekolah memainkan alat musik drum bersama band yang berisikan teman-teman sekolahnya. Setelah SMA ia mulai sering didaulat sebagai vokalis di acara bazaar-bazaar SMA di Bandung. Tetapi tidak jarang juga ia memainkan bass yang merupakan salah satu alat musik yang ia kuasai ketika ia tampil bersama bandnya.
Ariel anak yang aktif dan sangat suka bermain bola dan olahraga lainnya. Ketika sedang trend in-line skate, Ariel pun menekuninya dan ia mulai bermain in-line hockey. Ariel dan timnya sempat menjuarai perlombaan in-line skate dan meraup medali emas.
Lama kelamaan bakat Ariel di dunia seni mulai terlihat, ia mulai banyak menciptakan puisi dan lagu. Selain menciptakan puisi dan lagu, Ariel juga berbakat dalam menggambar. Ia sempat bercita-cita sebagai arsitek dan masuk kuliah di Universitas Parahyangan Bandung dengan jurusan Arsitektur. Tetapi karena saat itu Ariel mulai berkonsentrasi terhadap karier musiknya, Ariel banyak meninggalkan bangku kuliahnya sampai akhirnya ia benar-benar memilih musik sebagai jalan hidupnya.
Menurut pengakuan sahabat Ariel sejak kecil, Ariel adalah pribadi yang hangat. Ariel mudah bergaul dengan siapa saja. Ia mempunyai banyak teman di lingkungan rumahnya. Menurutnya lagi, Ariel dahulu dan sampai sekarang adalah pribadi yang sederhana. Salah satu pengalaman yang tidak dilupakannya ketika kecil adalah peristiwa dimana Ariel dan dirinya sempat meminjam sepeda kumbang milik satpam di kompleks mereka untuk berkeliling kompleks, tetapi sialnya ketika mereka sedang bersepeda, mereka dikejar oleh anjing yang membuat mereka harus mengayuh sepeda lebih cepat. Setelah lolos dari kejaran anjing, mereka berdua tertawa-tawa karena lega. Ia juga pernah dipaksa Ariel untuk ikut menemaninya ke Jakarta karena pada saat itu Ariel mempunyai jadwal manggung bersama Peterpan. Dia yang tidak mau ikut, digotong oleh Ariel dan asistennya Kindi untuk masuk mobil dan diculik ke Jakarta selama beberapa hari.
Itulah sisi lain Ariel yang juga manusia biasa seperti kita semua. Dia bisa sedih, senang, jahil, lucu, tertawa dan mempunyai emosi seperti manusia-manusia biasa lainnya. Apa yang membedakan Ariel dengan kita hanyalah mata pencahariannya yang kebetulan adalah seorang musisi yang berhasil dan dikenal luas oleh masyarakat. Maka Ariel pun mempunyai hak yang sama sebagai warga negara seperti saya, anda, dan semua orang yang tinggal di Indonesia bahkan di dunia.
“ARTI LOGO PETERPAN”
Sahabat semua tau kan logo dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David ? Itu lhoo… yang gambarnya menyerupai bulu angsa. Kali ini saya ingin membahas mengenai apa sebenarnya arti dan nilai filosofis dibalik logo tersebut. Untuk itu saya sengaja menemui Bang Ucok sang pembuat logo yang karyanya dipakai oleh Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David.
Apa sebenarnya yang mendasari pembuatan logo Peterpan menjadi logo yang seperti sekarang?
Sebenarnya awalnya Ariel sudah memberikan kisi-kisi apa yang dia inginkan untuk logonya. Dia ingin logo yang mengidentifikasikan nama “Peterpan”. Awalnya saya bingung juga karena yang saya tau Peter pan itu hanya sebuah dongeng, jadi awalnya gambarnya itu bulu yang ada di atas topi dari Peter pan. Tapi tidak jadi dipakai karena bentuknya jelek dan terlalu naif. Akhirnya saya kembangkan dan saya menawarkan suatu konsep bayangan yang gambarnya mirip dengan yang sekarang ada.
Lalu konsep tersebut idenya dari mana?
Saya ingin ada sesuatu yang identik dengan alam khayal, dari lirik-lirik lagu Peterpan. Tapi sebenarnya latar belakangnya banyak diambil dari lirik mereka karena mayoritas lirik mereka identik dengan alam khayal, imaginasi dan langit. Maka saya mengambil hal-hal yang tidak bersentuhan dengan bumi karena lirik mereka sendiri banyak yang lari dari bumi dan memberi inspirasi. Maka saya mengambil konsep “sayap” lalu di sederhanakan lagi menjadi “bulu” karena sayap tidak akan jadi apa-apa tanpa bulunya.
Pada saat sebelum pembuatan logo, saya dengar ada semacam “psycho test” untuk setiap personil?
Bisa dibilang “psycho test” tapi itu hanya test biasa saja, saya memang ingin tahu apa sebenarnya yang mereka inginkan. Apa yang mereka maksud dengan Peterpan dan apa yang mereka inginkan kedepannya. Saya memberi mereka masing-masing satu lembar kertas kosong dan mereka harus menulis apa yang ada di benak mereka ketika mereka membuat musik.
Sebentar lagi Peterpan akan mengganti nama, apakah akan ada perubahan juga dalam logonya?
Hmmm… bisa iya, bisa tidak. Yang pasti logo itu dibuat karena mereka dulu akan mengganti nama dan ingin mengikat image mereka dengan sesuatu. Dan yang paling memungkinkan adalah dengan gambar, maka ketika nanti namanya berubah, logonya akan tetap ada. Kalaupun ada pengembangan dari logo yang sekarang ada, tidak akan jauh dari logo dasar yang ada sekarang.
Nah itulah yang melatar belakangi logo yang kalian kenal selama ini dan apa cerita dibalik pembuatan logo tersebut.
sumber : Facebook Official Peterpan
#askpeterpan edisi Reza
Beberapa bulan yang lalu, kami pernah mengadakan program #askpeterpan di Twitter, mengumpulkan pertanyaan dari para Sahabat Peterpan untuk dijawab langsung oleh para personil. Kali ini personil yang menjawab pertanyaan adalah REZA yang hari ini berulang tahun.
Seandainya bisa tukeran maennya pas perform, pengen nyoba pegang alat musik apa?
Reza : Gitar
Apa keanehan personil kalo lagi tidur?
Reza : Haha.. kalo Lukman sering ngigau
Di antara semua, yang paling jarang atau males mandi siapa?
Reza : Ga ada
Kalo kalian bukan Peterpan tapi wartawan nih yaa.. apa yang bakal kalian tanyakan sama Peterpan?
Reza : Setelah main musik mau kemana lagi?
Siapa yang paling doyan tidur dan paling susah kalau dibangunin?
Reza : Setau saya sih ga ada
Diantara kalian berlima siapa yg paling jahil? Terus siapa yang jadi korban kejahilannya?
Reza : semuanya jahil kecuali Ariel
Kalian suka ngelakuin apa kalo jadwal lagi kosong?
Reza : buat project sama teman band lainnya
Gimana memilih sebuah lirik yang layak utk masuk ke dlm sebuah album?
Reza : ada banyak kriteria
Apa sih maksud ‘GIGI’ yg sering dibilang ke David??
Reza : Hahahahaha tanya sendiri ajaa
Siapa yang paling cepet ngambek?
Reza : setau saya sih Ariel
Bisa gak Reza tangannya diem gerak beberapa menit ajaa! Ga menirukan gaya maen drum terus?
Reza : waduh susaah hahaha
Apa keinginan kalian di hari tua nanti?
Rea : terus bermusik
Di antara personil siapa yg paling gila teknologi dan siapa yg gaptek?
Reza : Uki, Ariel yg paling gila.. yg gaptek ga ada
Nomer sepatunya berapa?
Reza : saya 40
Pernah nangis ngga? Kalo pernah apa alasannya?
Reza : Hahaha… ga punya duit!
Paling males disuruh pake kostum yg gimana pas manggung?
Reza : semuanya
Satu kata buat David dari semua personil :
Reza : MERDEKA!
Yang paling sering dilakukan bareng kalo diluar musik?
Reza : bercanda
#askpeterpan edisi Lukman
Beberapa bulan yang lalu, kami pernah mengadakan program #askpeterpan di Twitter, mengumpulkan pertanyaan dari para Sahabat Peterpan untuk dijawab langsung oleh para personil. Kali ini personil yang menjawab pertanyaan adalah LUKMAN.
Seandainya bisa tukeran maennya pas perform, pengen nyoba pegang alat musik apa?
Lukman : Drum, instrument yang belum bisa
Apa keanehan personil kalo lagi tidur?
Lukman : lupa soalnya sekarang jarang tidur bareng
Di antara semua, yang paling jarang atau males mandi siapa?
Lukman : David
Kalo kalian bukan Peterpan tapi wartawan nih yaa.. apa yang bakal kalian tanyakan sama Peterpan?
Lukman : Nama band apa nanti?
Siapa yang paling doyan tidur dan paling susah kalau dibangunin?
Lukman : semuanya normal
Diantara kalian berlima siapa yg paling jahil? Terus siapa yang jadi korban kejahilannya?
Lukman : biasanya yang suka jail saya, korbannya Reza hehe
Kalian suka ngelakuin apa kalo jadwal lagi kosong?
Lukman : main game online, rally mobil
Gimana memilih sebuah lirik yang layak utk masuk ke dlm sebuah album?
Lukman : liriknya harus ‘catchy’ dan lirik itu harus masuk ke dalam lagunya atau nyambung
Apa sih maksud ‘GIGI’ yg sering dibilang ke David??
Lukman : haha yang paling tau artinya Uki
Siapa yang paling cepet ngambek?
Lukman : kayanya ngga ada
Lukman punya berapa buah gitar?
Lukman : tiga
Apa keinginan kalian di hari tua nanti?
Lukman : duduk santai kaya raya hahaha
Di antara personil siapa yg paling gila teknologi dan siapa yg gaptek?
Lukman : hampir semuanya suka, yang gaptek ngga ada
Nomer sepatunya berapa?
Lukman : nomer 42 (7 UK)
Pernah nangis ngga? Kalo pernah apa alasannya?
Lukman : pernah pas mimpi, tapi lupa mimpi apa.. pas bangun-bangun udah nangis
Paling males disuruh pake kostum yg gimana pas manggung?
Lukman : kostum sirkus / kostum yang aneh-aneh
Satu kata buat David dari semua personil :
Lukman : LAMA
Yang paling sering dilakukan bareng kalo diluar musik?
Lukman : ngopi-ngopi
Jenis game online yang disuka?
Lukman : banyak banget
Keinginan terbesar yang belum tercapai dan belum terwujud?
Lukman : jadi musisi sukses, saya masih merasa kurang dalam banyak hal jadi ingin lebih banyak menggali musikalitas sampai jadi musisi yang benar-benar baik.
#AskPeterpan edisi Uki
Kenapa dipanggil Uki padahal jauh banget dari nama aslinya?
Uki itu nama panggilang dari kakak sejak kecil, jadi kebawa-bawa sampai sekarang
Seandainya bisa tukeran maennya pas perform, pengen nyoba pegang alat musik apa?
pengen banget nyobain maen keyboard
Apa keanehan personil kalo lagi tidur?
hmmm... ngga ada yang aneh untungya
Di antara semua, yang paling jarang atau males mandi siapa?
ngga ada.. dulu sih ada tapi orangnya udah keluar hehe
Kalo kalian bukan Peterpan tapi wartawan nih yaa.. apa yang bakal kalian tanyakan sama Peterpan?
kapan keluar album barunya?
Siapa yang paling doyan tidur dan paling susah kalau dibangunin?
itu sih Boril
Kalian suka ngelakuin apa kalo jadwal lagi kosong?
jalan-jalan sama keluarga.. refreshing
Apa sih maksud ‘GIGI’ yg sering dibilang ke David??
Giginya off side hahahahaha
Siapa yang paling cepet ngambek?
Boril, biasanya kalo ngambek suka lama.. tapi kalo diabiarin juga ntar baek sendiri
Punya berapa buah gitar?
Ada 9 buah
Apa keinginan kalian di hari tua nanti?
tetap bergelut di dunia musik
Di antara personil siapa yg paling gila teknologi dan siapa yg gaptek?
yang paling gila teknologi saya sama David, yang paling gaptek Reza hahaha
Nomer sepatunya berapa?
nomer 41
Pernah nangis ngga? Kalo pernah apa alasannya?
terakhir kali nangis waktu sungkem ke orang tua
Paling males disuruh pake kostum yg gimana pas manggung?
paling males pake kostum yang nggak sesuai sama image kita
Satu kata buat David dari semua personil :
LAMA
Yang paling sering dilakukan bareng kalo diluar musik?
maen game WOW
Jenis game online yang disuka?
saat ini sih WOW
Apa keinginan terbesar yang ingin dicapai?
mencapai usia 40 tahun dan masih main musik
#askpeterpan edisi Ariel
Ariel menjawab pertanyaan setahun lalu di basecamp
Ask ARIEL
Seandainya bisa tukeran maennya pas perform, pengen nyoba pegang alat musik apa?
Bass
Apa keanehan personil kalo lagi tidur?
Anehnya, pas waktunya saya tidur semua bangun karena emang udah waktunya mereka bangun.
Di antara semua, yang paling jarang atau males mandi siapa?
Ngga ada sih kayanya
Kalo kalian bukan Peterpan tapi wartawan nih yaa.. apa yang bakal kalian tanyakan sama Peterpan?
Apa kabar?!
Siapa yang paling doyan tidur dan paling susah kalau dibangunin?
…… (ga bisa jawab soalnya menurut anak-anak lain Boril paling susah bangun)
Diantara kalian berlima siapa yg paling jahil? Terus siapa yang jadi korban kejahilannya?
Si Uki laahh! Korbannya ya Reza kalo ngga David
Kalian suka ngelakuin apa kalo jadwal lagi kosong?
Main game
Gimana memilih sebuah lirik yang layak utk masuk ke dlm sebuah album?
Lirik yang punya arti
Siapa yang paling jail? Paling bawel? Paling manja? Paling dewasa? Paling jaim?
Semua tertuju pada Uki :))
Siapa yang paling cepet ngambek? Gimana cara ngebaikinnya?
Saya mungkin… ngebaikinnya diajak ngobrol
Apa keinginan kalian di hari tua nanti?
Bermusik
Di antara personil siapa yg paling gila teknologi dan siapa yg gaptek?
Gagap = Reza
Nomer sepatunya berapa?
nomer 42
Paling males disuruh pake kostum yg gimana pas manggung?
Yang konyol! :))
Kesibukan di luar bidang musik?
Paling menata rumah, olah raga
Apa sih maksudnya “GIGI” yg sering dibilang ke David? Hahahahahaha
Giginya David gede yang di depan
Kenapa ya Reza tangannya ngga bisa diam gerak beberapa menit aja! Ngga menirukan maen drum terus?
Bawaan lahir sih itu
Yang paling sering dilakukan bareng kalo diluar musik?
Main game
Jenis game online yang disuka?
World Of Warcraft
*semua pertanyaan dan jawaban, juga foto diambil sebelum kasus yang menimpa Ariel
Langganan:
Postingan (Atom)






















